HomeJurnalDownload Summary

LPPM AKPER 17

Overview Search Up
Category: Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar
Page 2 of 7
 
Files:
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI KB SUNTIK Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2016 HOT

Download

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DALAM PEMILIHAN KONTRASEPSI KB SUNTIK

 Wijayanti

 Jl. Tulang Bawang Selatan No 26 Tegalsari RT 06 RW III Kadipiro Banjarsari

 SurakartaTelp. 0271 734955

 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 Latar Belakang : Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah kehamilan. Di Indonesia terdapat berbagai macam metode kontrasepsi. Akseptor KB yang paling banyak adalah metode kontrasepsi suntik (58,74%). Demikian juga pada studi pendahuluan di BPM HJ. Soetarmi SW, SSiT., M.Kes didapatkan akseptor KB terbanyak yaitu suntik (95,94%)

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengarui PUS dalam pemilihan kontrasepsi KB suntik  di BPM Hj. Soetarmi SW, SSiT.,M.Kes

Metode penelitian : Desain penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik kombinasi dan progestin aktif  yang ada di BPM Hj. Soetarmi SW, SSiT.,M.Kesdengan banyak sampel 49 responden pada setiap kontrasepsi KB suntik. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling aksidental. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi.

Hasil : Berdasarkan faktor pasangan dan motivasi sebagian besar responden memilih KB Suntik kombinasi karena faktor usia pada usia reproduksi yaitu 20-35 (80%), gaya hidup (100%), frekuensi senggama teratur (96%), tidak ada keluhan saat bersenggama (100%), mengatur kehamilan (84%), sudah pernah menggunakan kontrasepsi kemudian berhenti karena ingin hamil lagi (71%). Sedangkan pada KB Suntik Progestin karena faktor usia pada usia reproduksi yaitu 20-35 (76%), gaya hidup (100%), frekuensi senggama teratur (90%), tidak ada keluhan saat bersenggama (100%), mengatur kehamilan (88%), sudah pernah menggunakan kontrasepsi kemudian berhenti karena ingin hamil lagi (62%), Sebagian besar responden memilih kontrasepsi KB suntik kombinasi karena faktor kesehatan untuk menstruasi banyak (92%), untuk faktor kesehatan lainnya (100%). Sedangkan pada KB Suntik Progestin pada faktor kesehatan untuk menstruasi banyak (82%), untuk faktor kesehatan lainnya (100%). Berdasarkan metode kontrasepsi seluruh responden memilih kontrasepsi KB suntik kombinasi dan progestin karena alasan metode kontrasepsi (100%).

Kesimpulan : Faktor-faktor yang paling besar mempengaruhi PUS dalam pemilihan kontrasepsi KB suntik kombinasi dan progestin adalah faktor metode kontrasepsi.

 

Kata Kunci : Faktor - faktorPemilihan, KontrasepsiSuntik



Created
Size
Downloads
2016-02-22
38.55 KB
255
TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI POST OPERASI PATAH TULANG Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2016 HOT

Download

Abstract

 

Background: Patients who performed surgery fracture will cause pain reaction. Pain is an unpleasant feeling and emotional response to a stimulus that is associated with tissue damage or potential acute. In 2013 the number of patients with fractures in RS PKU Muhammadiyah Surakarta number of 188 patients. In addition to drug delivery, an effort to help decrease the sensation of pain iswith deep breathing relaxation techniques. Contributions to the study: 1) Adding the information management of post operative pain in patients with fractures 2) Adding teaching materials on teaching medical eye surgery. 3) Publish the results of research in the journal tereputasi both national and international. . Methods: Using a quasi-experimental pretest - post test design. The sample is done with quota sampling technique a number of 30 respondents. Instruments such as Verbal Numeric Rating Scale (VNRS). Data were analyzed using paired t test sample test.  Results: t = 25.947 males and 19.858 women with sig. (2-tailed) were 0,000 t 2,145 table shows that t> t table (25.947 and 19.858> 2.145) with sig <0.05. The contribution relaxation techniques to decrease the sensation of pain is high can be seen from the test results r 0,902 men and women on r 0.905 with Sig. 0,000 for sig <0.05 or r = 0.9022 dikuadraadkan = 0.81 (81%) in men and 0.9052 = 0.81 (81%) in women, which means 81% reduction in pain scale can be influenced by the techniques deep breathing relaxation, while the rest was due to other factors.

Conclusions : deep breathing relaxation techniques can reduce the sensation of pain in patients with post - operative fracture.

Keywords: deep breathing relaxation, pain, postoperative fracture



Created
Size
Downloads
2016-02-22
271 KB
270
PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA TERHADAP PENYAKIT DEMAM BERDARAH DAN PENCEGAHANNYA Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2016 HOT

Download

PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA TERHADAP PENYAKIT DEMAM BERDARAH

DAN PENCEGAHANNYA

 Isnani Nurhayati, Tri Yuniarti, Rejo

AKPER Mamba’ul ‘Ulum Surakarta

Jl. Ringroad Utara Tawangsari, Jebers Mojosongo

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 Abstract

  Background, DHF (Dengue Dengur) becomes a serious masalahan in Provensi Central Java, proved 35 counties or cities have ever been infected by dengue. Morbidity or inciden rate (IR) in provensi Central Java in 2012 amounted to 19.29 / 100,000 population, an increase when compared to the year 2011 (15.27 / 100,000 population) (Propensi Central Java Health Office, 2013). The high morbidity caused due to an unstable climate and rainfall is not widely supported maximum PSN (mosquito nest eradication), Less pengatahuan of dengue fever as well as healthy hygienic behavior. Objective analyzes the family head knowledge on dengue infection and prevention efforts. Type kwantitaf research with cross sectional approach. The study population was all Heads of Families RW I Japoh Village, District Sragen jenar totaled 116 people, sampling techniques with simple random sampling using the formula "Calculation Slovin". The research instrument used questionnaire, Validity and reliability using Product Moment test and alpha chonbrach. Analysis of data correlation techniques "Kendaal's tau". Results of research knowledge There is a significant relationship between the head of the family of dengue fever and its prevention (p = 0.016 <0.05). The closeness in this study get a strong positive value or higher, ie with kooefisien a correlation of 0.238. Means the better knowledge of the head of a family of dengue fever, the better the efforts to prevent the emergence of dengue fever.

Keywords: Dengue, knowledge, prevention



Created
Size
Downloads
2016-02-22
33.64 KB
242
FUNGSI KOGNITIF MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN DALAM AKTIVITAS SEHARI-HARI PADA LANSIA PADA SALAH SATU KELURAHAN DI SUKOHARJO Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2016 HOT

Download

FUNGSI KOGNITIF MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN DALAM AKTIVITAS SEHARI-HARI PADA LANSIA PADA SALAH SATU KELURAHAN DI SUKOHARJO

Agung Widiastuti

Akper 17 Karanganyar, Surakarta

 

Peningkatan permasalahan pada lansia akan semakin komplek seiring dengan meningkatnya jumlah lansia, hal ini dikarenakan proses menua yang dialami lansia. Proses menua tersebut menyebabkan perubahan fisik maupun mental termasuk perubahan kognitif.Perubahan kognitif jika terus menerus akan mempengaruhi seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari.Kelurahan Begajah diperoleh lansia dengan aktivitas sehari-hari tergantung sebagian sebanyak 134 jiwa.Tujuan; Mengetahui hubungan dari fungsi kognitif dengan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari di Kelurahan Begajah. Metode; Penelitian survei analitikdengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, jumlah sampel sebanyak 85 responden, instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa bivariate menggunakan uji Chi Kuadrat. Hasil; Hasil penelitian di Kelurahan Begajah diperoleh responden yang tidak ada gangguan fungsi kognitif sebanyak 50 (58.8%), yang ada gangguan sebanyak 35 responden (41.2%). Dan diperoleh responden yang mandiri sebanyak 47 (55.3%), responden yang tergantung sebanyak 38 (44.7%). Hasil uji bivariate membuktikan bahwa fungsi kognitif berhubungan dengan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan nilai (p value=0.000) dan nilai Odds Ratio5.61. Kesimpulan; Ada hubungan bermakna antara fungsi kognitif dengan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari pada lansia di Kelurahan Begajah Sukoharjo.



Created
Size
Downloads
2016-02-22
42.49 KB
257
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA 3-4 TAHUN DI DESA TANGKIl, KELURAHAN MANANG, KECAMATAN GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2016 HOT

Download

Anak memerlukan perhatian kusus dalam tumbuh kembangnya. Pertumbuhan berhubungan dengan aspek fisik sedangkan perkembangan berhubungan dengan segala aspek yang berhubungan dengan segala perubahan yang terjadi pada anak baik perubahan fisik, kognitif, emosi maupun psikososial. Pada masa balita terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat. Pada masa ini anak memerlukan perhatian, kasih sayang dan arahan dari orang tuanya. Salah satu aspek terpenting pada proses tumbuh kembang balita adalah perkembangan motorik.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua  terhadap perkembangan motorik kasar pada ank usia 3-4 tahun di Desa Tangkil kelurahan Manang Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo.

Metode penelitian: jenis penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah anak usia 3-4 tahun di Desa Tangkil  sebanyak 28.  Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik total sampling, jadi semua populasi diambil sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan wawancara dan alat DDST. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t test independent.

Kesimpulan: Analisa uji t test independent menunjukkan hasil signifikansi 0,000 (p < 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia 3-4 tahun di Desa Tangkil Kelurahan Manang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Hal ini berarti pola asuh mempengaruhi perkembangan motorik kasar anak, yaitu mempunyai pengaruh kearah negatif, smakin ibu menerapkan pola asuh permisif pada anaknya maka perkembangan motoriknya semakin suspeck, hal ini ditunjukkan dari nilai t -7,212. Sebaiknya anak yang diterapkan pola asuh demokratif perkembangan motoriknya dapat optimal.



Created
Size
Downloads
2016-02-22
142.5 KB
280
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP HIGIENE SANITASI TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA MAHASISWA POLTEKKES BHAKTI MULIA SUKOHARJO Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2016 HOT

Download

PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP HIGIENE SANITASI 

TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT

DIARE PADA MAHASISWA POLTEKKES BHAKTI MULIA

SUKOHARJO

 

EFFECT OF Knowledge and Sanitation Hygiene Attitudes

to CHANGES of Preventive Behavior on Students

Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo

 

Anom Parmadi

PolIteknik Kesehatan Bhakti Mulia

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Latar Belakang: Penyakitdiare dapat menyerang siapa saja tanpa kenal usia. Adapun penyebab penyakit diare sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor misalnya keadaan gizi, kebiasaan atau perilaku, sanitasi lingkungan, dan peran aktif tenaga kesehatan. Peran aktif tenaga kesehatan di lapangan menentukan terlaksananya kegiatan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Tenaga kesehatan merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat, sehingga kurang tanggapnya peran tenaga kesehatan dalam pemberian penyuluhan atau perannya di dalam masyarakat akan berdampak pada kebiasaan atau perilaku yang kurang sehat pada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap higiene sanitasi dengan perilaku pencegahan penyakit diare pada mahasiswa Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo.

Metode: Penelitian dilakukan dengan desain potong lintang (cross sectional design). Penelitian ini dilakukan di Program Studi DIII Keperawatan Poltekkes Bhakti Mulia Sukoharjo. Teknik pengambilan sampel dengan stratified random sampling. Sampel penelitian 60 Mahasiswa. Pengumpulan data dengan cara tes. Instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner pengetahuan higiene sanitasi, kuesioner sikap higiene sanitasi dan checklist perilaku pencegahan penyakit diare. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis regresi linear berganda.

Hasil: Ada pengaruh yang signifikan pengetahuan higiene sanitasi dengan perilaku pencegahan penyakit diare (b=0.14; p=0.013). Ada pengaruh yang signifikan sikap higiene sanitasi dengan perilaku pencegahan penyakit diare (b=0.10; p≤0.001).

Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pengetahuan dan sikap higiene sanitasi dengan perilaku pencegahan penyakit diare.

 

Kata kunci :Pengetahuan higiene, Sikap higiene sanitasi, Diare



Created
Size
Downloads
2016-02-22
43.76 KB
260
HUBUNGAN ANTARA HASIL PRE-TES, FREKUENSI KEGIATAN SKILL LAB, DAN KESIAPAN MENTAL MAHASISWA TERHADAPNILAI UJIAN SKILL LAB. PERASAT PEMASANGAN INFUS PADA MAHASISWA SEMESTER II AKADEMI KEPERAWATAN INSAN HUSADA SURAKARTA Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2016 HOT

Download

HUBUNGAN ANTARA HASIL PRE-TES, FREKUENSI KEGIATAN SKILL LAB, DAN   KESIAPAN MENTAL MAHASISWA TERHADAPNILAI UJIAN SKILL LAB. PERASAT PEMASANGAN INFUS PADA MAHASISWA SEMESTER II  AKADEMI KEPERAWATAN INSAN HUSADA SURAKARTA

Sunaryo Joko Waluyo

Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta

 

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Abstrak

 

Latar Belakang: Proses mengajar berkaitan erat dengan strategi belajar-mengajar. Strategi belajar mengajar adalah pengertian yang menunjuk kepada interaksi belajar-mengajar dan direncanakan dengan strategi tertentu untuk mencapai tujuan pendidikan khusus secara efektif dan efisien Beberapa permasalahan sering ditemukan di lahan praktek berhubungan dengan pembelajaran skill lab diantaranya belum mempunyai kemampuan yang cukup dalam menerapkan keterampilan keperawatan yang di peroleh selama pendidikan, mahasiswa memiliki pengetahuan tetapi kurang dalam keterampilan

Metode: Penelitian ini merupakan korelasional desain studi cross-sectional deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan sampel random sampling dari 75 siswa AKPER Insan Husada Semester II. Data primer pada, Kesiapan Mental, diperoleh dari kuesioner, data Hasil Pre-Test dari Nilai pre-test  dan data nilai hasil Ujian Perasat Pemasangan Infus diperoleh dari evaluasi hasil belajar melalui Ujian Skill Lab.

Hasil: Hasil beberapa analisis korelasi dari nilai-nilai variabel independen Nilai Pre-Test (X1), Frekuensi kegiatan Skill Lab (X2) dan Kesiapan Mental (X3) pada variabel terikatnilai ujian skill lab perasat pemasangan infus (Y) didapatkan hasil R (koefisien korelasi) 0.956, Hasil uji regresi ganda diperoleh nilai F hitung = 253,107dan  F tabel = 3.124 dan nilai signifikansi sebesar 0.000, F(253,107) > F tabel (3.124) dan Sig.0.000 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa nilai Ujian Skill Lab mahasiswa memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap Nilai pre tes, Frekuensi skill lab dan Kesiapan mental mahasiswa.

Kesimpulan: Ada relationshipand positif korelasi yang signifikan yang kuat antara nilai pre-test, frekuensi kegiatan skill lab dan kesiapan mental mahasiswaterhadap Nilai ujian Skill lab perasat pemasangan infus pada mahasiswa semester II Akper Insan Husada Surakarta.

 

Kata kunci: Nilai Pre-test, Frekuensi skill lab, kesiapan mental, Nilai Ujian Skill lab.



Created
Size
Downloads
2016-02-22
47.23 KB
263
KAJIAN USIA PERNIKAHAN TERHADAP POLA ASUH ANAK DI DESA GEDONGAN, SRAGEN JURNAL AKPER 17 KARANGANYAR 2017 HOT

Download

KAJIAN USIA PERNIKAHAN TERHADAP POLA ASUH ANAK

DI DESA GEDONGAN, SRAGEN

Isnani Nurhayati

 Akper Mamba’ul ‘Ulum Surakarta

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 



Created
Size
Downloads
2017-01-24
43 KB
230
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN ORANGTUA TERHADAP HOSPITALISASI ANAK DI PUSKESMAS RAWAT INAP TUBOKARTO PRACIMANTORO Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2017 HOT

Download

GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN ORANGTUA TERHADAP HOSPITALISASI ANAK DI PUSKESMAS RAWAT INAP TUBOKARTO PRACIMANTORO

 Susana Nurtanti

Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.



Created
Size
Downloads
2017-01-24
30.75 KB
244
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA (BAPAK) DENGAN POLA ASUH ANAK USIA 3 - 6 TAHUN Jurnal Akademi Keperawatan 17 Karanganyar 2017 HOT

Download

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA (BAPAK) DENGAN POLA ASUH ANAK USIA 3 - 6 TAHUN

  Mustain, Betty Sunaryanti

Akper 17 Karanganyar Surakarta



Created
Size
Downloads
2017-01-24
44.84 KB
244

Polling

Bagaimana update informasi di website

Bagus - 77.5%
Cukup - 10%
Kurang - 12.5%

Total votes: 40
The voting for this poll has ended on: 30 Sep 2015 - 00:00

Asal Pengunjung

Go to top