HomeBerita KegiatanJoin With US

SIAKAD AKPER 17 Karanganyar Surakarta

PMB online AKPER 17

LPPM AKPER 17

Seminar Nasional Menangkal paham radikal & ekstremisme

Peran Mahasiswa dalam Menangkal Radikalisme dan Terorisme.

Akper17karanganyar.- Program sinergi kemitraan antara aparat kepolisian (Polri) dalam menangkal paham radikalisme dan Badan Nasioanal Penanggulangan Teroris ( BNPT )  bersama kampus AKPER 17 KARANGANYAR, bekerjasama untuk mengadakan kegiatan seminar nasional  bertemakan “Menangkal Radikalisme dan Ekstremisme” Kamis, 07 Juni 2018.

          Dalam Seminar Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar tersebut dihadiri :

 

  1. FKPT Jateng: Bp. Dr. Drs. Budiyanto, SH, M.Hum
  2. Sekretaris Kesbangpol Prov Jateng Bp. Suwondo, M.Si
  3. Dir. Intelkam Polda Jateng: Bp. Budi Agus Setiawan, SIK, SH, MH
  4. Pangdam Korem 074/warastratama: Letkol Achsin
  5. Ketua YP17 Surakarta: Dr. Tatik Suryo, MM
  6. Sekda Kra: Drs. Samsi, M.Si

Radikalisme yang saat ini menjadi polemik dinilai sebagai ancama nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Peran mahasiswa dinilai sangat penting dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme. "Peran mahasiswa sangat penting sebab masyarakat menilai mahasiswa sebagai kaum intelektual dan contoh bagi masyarakat," kata Ketua FKPT Jateng: Bp. Dr. Drs. Budiyanto, SH, M.Hum Provinsi Jawa tengah dalam seminar yang diselenggarakan AKPER 17 KARANGANYAR di Pendopo Rumah dinas Bupati Karanganyar.

Selain itu, mahasiswa juga merupakan agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa. Maka, penting bagi mereka untuk mendapatkan pemahaman dan wawasan yang lebih tentang ilmu pendidikan karakter. Supaya mahasiswa juga bisa membantu mewujudkan kerukunan umat dan pemersatu NKRI.

Ketua Yayasan Pendidikan Tujuhbelas Surakarta Dr,Hj. Tatik Suryo, MM menjelaskan, paham-paham radikalisme dan terorisme susah dicegah atau dihentikan. Maka, untuk mengatasinya harus secara bersama-sama mencegah munculnya paham tersebut melalui pendidikan karakter dan peran serta ibu dalam keluarga. Paham radikal sendiri, dikatakan Tatik Suryo , mudah menyebar kepada kalangan yang tingkat pemahamannya rendah. Maka, mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa harus memiliki pemahaman yang lebih. Tujuannya agar mahasiswa tidak mudah disusupi pemahaman yang menyimpang.

Melalui sosialisasi dan seminar anti radikalisme dan terorisme, setidaknya mahasiswa bisa lebih tahu apa itu radikalisme. Sebab, mereka yang memegang paham radikalisme sering kali tidak menyadari dampak dari perbuatannya. "Dengan menambah wawasan dan pengetahuan tentang paham radikalisme nanti mahasiswa bisa menangkal paham tersebut bila sewaktu-waktu muncul," kata Tatik Suryo  .

 

Polling

Bagaimana update informasi di website

Bagus - 77.5%
Cukup - 10%
Kurang - 12.5%

Total votes: 40
The voting for this poll has ended on: 30 Sep 2015 - 00:00

Asal Pengunjung

Go to top