HomeBerita KegiatanJoin With US

SIAKAD AKPER 17 Karanganyar Surakarta

PMB online AKPER 17

LPPM AKPER 17

Berita Kegiatan

Natal dan Tahun Baru bersama Akper 17 Karanganyar

Natal 2013 AKPER 17 Kra. Surakarta

Sebagai wujud rasa menghormati dan menghargai antar sesama ,keluarga besar akademi keperwatan Tujuhbelas kra. surakarta telah melaksanakan perayaan hari besar Natal tahun 2018 dan menyambut Tahun baru 2019, acara yang berlangsung pada tanggal 27 Desember 2019 ini dihadiri seluruh keluarga besar Akper 17 Karanganyar.

Selain keluarga besar karanganyar turut mengundang anak-anak yatim piatu dari panti asuhan SILO karanganyar , dengan perayaan natal bersama ini membuktikan bahwa AKPER 17 KARANGANYAR memang benar membuktikan kepedulianya terhadap sesama khususnya warga dilingkungan sekitar Kampus Akper Tujuhbelas Kra. Surakarta.

Sekali lagi Akademi Keperawatan 17 Karanganyar membuktikan berperan aktif sebagai kampus “Perekat dan pemersatu NKRI”

WORKHSOP PERCEPATAN JABATAN FUNGSIONAL DOSEN DAN KLINIK PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BEREPUTASI SCOPUS

Akper 17 Karanganyar Gelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah International Bereputasi Scopus

KARANGANYAR- Akademi Keperawatan (Akper) 17 Karanganyar menyelenggarakan Workshop Percepatan Jabatan Fungsional Dosen dan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah International Bereputasi Scopus di Aula Akper 17, Kamis (15/11). Dosen dituntut mampu memenuhi standard kualitas diri sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) dan pandai menulis artikel ilmiah international bereputasi scopus.

Ketua Yayasan 17 Surakarta, Dr. Hj. Tatik Sutarti Suryo, MM menjelaskan, workshop ini dibuka perwakilan dari Kemenristekdikti dan diselenggarakan oleh Akper 17 Karanganyar secara gratis. Pihaknya, mengundang perwakilan dari tujuh rektor atau pimpinan perguruan tinggi, di antaranya dari Universitas Surakarta, Stikes Mitra Husada, Stikes Aisyah, Akper Patrihusada, Stikes Kusuma Husada, dan lain sebagainya. Hadir juga Pengurus Organisasi Profesi (OP) dan Dewan pengawas PPIVQ, Herbasuki, SKP., M.Kes.

Menurut Dr. Tatik Sutarti yang juga motivator pendidikan itu, workshop seperti ini sangat dibutuhkan dosen. Tujuannya untuk memenuhi syarat jabatan fungsional dan bisa menulis jurnal ilmiah standard Scopus.

“Kemampuan untuk menulis jurnal standar Scopus ini harus dan wajib dipenuhi, itu syarat dari Kemenristekdikti. Bahkan guru besar harus memenuhinya. Setidaknya 5 jurnal. Dan yang akan ke jenjang doktor itu jurnal terindeks scopus sedikitnya dua,” ungkap Tatik yang sebentar lagi Guru Besar itu.

Dia juga mendorong semua di civitas akademika Akper 17 Karanganyar memenuhi seluruh standar yang diberikan Kemenristekdikti. Salah satunya dengan rutin menyelenggarakan pelatihan dan memberikan beasiswa bagi dosen yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Sehingga, mutu dan lulusan Akper 17 Karanganyar semakin bagus.

“Kita terus mendorong seluruh dosen bisa penuhi standar kulaitas diri, agar tri dharma perguruan tinggi benar-benar dilaksanakan. Dan tentu saja pandai menulis artikel ilmiah international bereputasi scopus,” tegasnya.

Ditambahkan Dr. Abdul Muhith, S.Kes, M.Kes dari L2 Dikti wilayah VII yang juga dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Majapahit, Mojokerto selaku pemateri acara tersebut. Disebutkan dia, sesuai Undang-undang nomor 12 tahun 2012, dosen itu punya tanggungjawab, yaitu dosen  bukan hanya guru mengajar tapi harus mampu mentransformasikan keilmunya.

“Implikasinya dalam bentuk publikasi, untuk mentransformasikan keilmuanya itu. Publikasi diantaranya ada jurnal ilmiah, yang terbagi menjadi jurnal berakreditasi, jurnal bereputasi dan jurnal internasional. Selain itu juga buku, buku itu ada buku referensi dan monograf,” imbuhnya.

Untuk dosen yang sudah mempunyai jabatan fungsional, maka implikasinya mutu perguruan tinggi baik, dengan dosen kompetensinya baik lulusan juga bermutu. Intinya dosen itu wajib membuat catatan fungsional mulai dari asisten ahli sampai profesor. “Sejauh ini tak ada kendala, hanya saja dosen dituntut menunjang keilmuannya. Seperti workshop, pendampingan, klinik untuk menulis publikasi,” pungkasnya.

Materi Workhsop Percepatan Jabatan Fungsional Dosen Dan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi Scopus

Download Materi 1                                        Materi 2                                   materi 3

 

Seminar Nasional Menangkal paham radikal & ekstremisme

Peran Mahasiswa dalam Menangkal Radikalisme dan Terorisme.

Akper17karanganyar.- Program sinergi kemitraan antara aparat kepolisian (Polri) dalam menangkal paham radikalisme dan Badan Nasioanal Penanggulangan Teroris ( BNPT )  bersama kampus AKPER 17 KARANGANYAR, bekerjasama untuk mengadakan kegiatan seminar nasional  bertemakan “Menangkal Radikalisme dan Ekstremisme” Kamis, 07 Juni 2018.

          Dalam Seminar Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar tersebut dihadiri :

 

  1. FKPT Jateng: Bp. Dr. Drs. Budiyanto, SH, M.Hum
  2. Sekretaris Kesbangpol Prov Jateng Bp. Suwondo, M.Si
  3. Dir. Intelkam Polda Jateng: Bp. Budi Agus Setiawan, SIK, SH, MH
  4. Pangdam Korem 074/warastratama: Letkol Achsin
  5. Ketua YP17 Surakarta: Dr. Tatik Suryo, MM
  6. Sekda Kra: Drs. Samsi, M.Si

Radikalisme yang saat ini menjadi polemik dinilai sebagai ancama nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Peran mahasiswa dinilai sangat penting dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme. "Peran mahasiswa sangat penting sebab masyarakat menilai mahasiswa sebagai kaum intelektual dan contoh bagi masyarakat," kata Ketua FKPT Jateng: Bp. Dr. Drs. Budiyanto, SH, M.Hum Provinsi Jawa tengah dalam seminar yang diselenggarakan AKPER 17 KARANGANYAR di Pendopo Rumah dinas Bupati Karanganyar.

Selain itu, mahasiswa juga merupakan agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa. Maka, penting bagi mereka untuk mendapatkan pemahaman dan wawasan yang lebih tentang ilmu pendidikan karakter. Supaya mahasiswa juga bisa membantu mewujudkan kerukunan umat dan pemersatu NKRI.

Ketua Yayasan Pendidikan Tujuhbelas Surakarta Dr,Hj. Tatik Suryo, MM menjelaskan, paham-paham radikalisme dan terorisme susah dicegah atau dihentikan. Maka, untuk mengatasinya harus secara bersama-sama mencegah munculnya paham tersebut melalui pendidikan karakter dan peran serta ibu dalam keluarga. Paham radikal sendiri, dikatakan Tatik Suryo , mudah menyebar kepada kalangan yang tingkat pemahamannya rendah. Maka, mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa harus memiliki pemahaman yang lebih. Tujuannya agar mahasiswa tidak mudah disusupi pemahaman yang menyimpang.

Melalui sosialisasi dan seminar anti radikalisme dan terorisme, setidaknya mahasiswa bisa lebih tahu apa itu radikalisme. Sebab, mereka yang memegang paham radikalisme sering kali tidak menyadari dampak dari perbuatannya. "Dengan menambah wawasan dan pengetahuan tentang paham radikalisme nanti mahasiswa bisa menangkal paham tersebut bila sewaktu-waktu muncul," kata Tatik Suryo  .

 

MoU Pem.Kab Asmat dengan AKPER Tujuhbelas Kra. Surakarta

Akademi Keperawatan 17 Kra. Surakarta dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Asmat Papua untuk mendidik para Siswa-Siswi mereka menjadi tenaga medis khususnya perawat yang professional. Yang nantinya setelah selaesai masa studi mereka dapat kembali dan mengabdi di daerah asal mereka guna nantinya juga dapat mengembangkan kualitas kesehatan di kabupaten Asmat.

Join With US

Selamat kepada calon mahasiswa yang telah diterima melalui Jalur PMDK ,regular 1 maupun regular 2 dan selanjutnya kami informasikan bahwa batas untuk daftar ulang dan registrasi adalah pada tanggal 1 Juli 2017, saat ini Akper 17 karanganyar. Surakarta masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru untuk mendaftar di Akper 17 Karanganyar untuk memenuhi kuota kelas sebanyak 3 kelas.

  •  Start 
  •  Prev 
  •  1  2  3  4  5 
  •  Next 
  •  End 

Polling

Bagaimana update informasi di website

Bagus - 77.5%
Cukup - 10%
Kurang - 12.5%

Total votes: 40
The voting for this poll has ended on: 30 Sep 2015 - 00:00

Asal Pengunjung

Go to top