https://lh3.googleusercontent.com/YxjAutMHLNF60oz5G4TMUgmPEMYIDGd-gGGA3kmUTG3RtkOsVX802pUtqldO27gGGGPpcHt3oFr-1go62SfULDtLUYbGCCqIYXPfVetEjU9ntgWkS7I9ldSuMootWv6vELx2EZ5oJmkQH51iVXd0KaFJFkQgMfOFT8iEyotm7KtHQKmVLM70BUn9LNx7SgzdB9avCtOGg1oOlydgA5NV9ts9tilVSAs_06QFx9be5939D_eAvEsKVODsWByk8cZcSzPut5GS-8wuqmMp2RO1r-wzsYtFUm1828RS5vyVKgxIPe2aof3YGYvR92j85jyOHLStVwruVLXIVWBWoGiRjQ-TkMH9yau3MHic3H3xpIvdW7oruBaX-jfBYcXQ3jseR6fosORjybxBZHxj_y2OHf40yF5v1CEJYIy4LdbnLoP-pze7Wkps8irc6AozIeRnGbJC8Rdb5f2gpYein4Nyzo0-G9ZDVMkyfTf779t4gUHQ4J5J9m15LcfJqNtsaR487-I-a6X3460L-jJ8f8-TFFrtDpTb0cPz2ETKNqMA9Hz0Ar4T3QsH3eqwHfkfIK3mhUpqZ4tMZneyNfJ05yS8j9s9OrDsVI4zYiNnSj_RFlmqjhpw2OsJgKvm=w906-h606-no
Fasilitas AKPER 17 Karanganyar Surakarta
Akper 17 Karanganyar, Surakarta

SIAKAD AKPER 17 Karanganyar Surakarta

PMB online AKPER 17

LPPM AKPER 17

Yayasan Pendidikan Tujuhbelas Surakarta Dalam MoU Multi Kampus dan FGD Program kerjasama dengan Prince of Songkla Univeristy (PSU) Thailand

 

 

 


https://lh3.googleusercontent.com/WTmNUg2wZBLGoiqq5m-gBAJiFd2bzv8Aj0PN_mWatmqDIlBmg9TbcLh84pdHc25fSgQRBJIL0pdF8QeELxPvO0VMSFzsa4bDSwPQZy2z0Ku5gsV_2ATCJmSdWDzF2VWEG3k9h54m0KvyvclJi4Ru_9nIG9vBTM7xGE2vpXLEWOLPQiY4wgHiMF9GI0hEfGQugzlUxgs-PpHw5KVc72-PNa9027n1lV0xVlj6jqp-PWuaOjHIDYf3ql3Grz3qdGnNxiTJsd8v_GwRz0swpjeTvw1X37fiWHzSESYcUOVtgy4ovBEttcHcCd5YyP-k1y20vUPpNsKcQAtf5Ok0Up9jc4tnzyXFOSzbeSoUMfAxZ77gkND6emPqcT6lRZfmvQc02tPS3-xGRLguWPTn2hB7JsSoAjgugHPBj3jPFThliSKajvVOS-5LVK41z4SuU3gSE2zhyVEAYqget1VDvLSGf2x30Vlh-XGhHBQd_ttPxfNkQP-RpQlDQH8EPUGE-Pjx-hIzha4mxga3oFjVvu3pC5x-DFdIl2OMTTPe2KDQqkdYX3T28ZUnk2CYI4CjW66gDBK5DjunC40EN4ABiw0oDzoUeRvzU2M10ef_3wpChvYx31vluRILdQkw=w808-h606-no

               Dalam Rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) melakukan kunjungan kerja sama kebeberapa Perguruan Tinggi Di Thailand. Dari 13 Dosen Perwakilan Perguruan Tinggi di Indonesia yang menghadiri acara tersebut, salah satunya dihadiri oleh Dr. Hj.Tatik Suryo,MM selaku ketua Yayasan Pendidikan Tujuhbelas Surakarta.

Selama satu minggu, bersama 13 Dosen dan rektor PTN/PTS perguruan tinggi se-Indonesia, Ketua Yayasan Pendidikan Tujuhbelas Surakarta Dr. Hj.Tatik Suryo,MM mengadakan kunjungan kerjasama ke Fatoni University (FTU), the legal address is 135/8 Moo 3, Tambon Khao Tum Chau Thanh Pattani, Thailand, 94160 dan Hatyai University, the legal address is 125/502 Polpichai Road, Tambon Korhong, Hatyai, Songkhla, Thailand.


Dalam kunjungan tersebut dilakukan penandatanganan beberapa nota kesepahaman dalam hal pendidikan, penelitian, kebudayaan, serta komunikasi. Tentunya hal positif lainnya dapat dipertimbangkan untuk diterapkan di lingkungan kampus Akper 17 Karanganyar, Surakarta demi tercapainya kampus world class university.  

 

 

 

LAUNCHING AKPER 17 KARANGANYAR NAIK STATUS MENJADI STIKES TUJUH BELAS

 

 

Pada tanggal 17 Juni 2019 Yayasan Pendidikan Tujuhbelas Surakarta menggelar acara spektakuler dalam rangka Tasyakuran atas peningkatan Status Akademi Keperawatan (Akper) 17 Karanganyar berubah bentuk/ naik Status menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ( STIKES ) Tujuh Belas bersamaan dengan momentum Dies Natalis Yayasan Pendidikan Tujuh Belas Surakarta XXIII. STIKES ini Didirikan sebagai monumental hidup Tentara Pelajar (TP Ex-Brigade XVII).

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Tujuh Belas Surakarta, DR. Hj. Tatik S. Suryo, MM, mengatakan pihaknya baru diberikan kewenangan oleh Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) untuk mengubah Akademi menjadi Sekolah Tinggi. Dengan berbentuk Stikes dengan program Studi SI Farmasi dan DIII Keperawatan dengan Nomor 320/KPT/I/2019.

“bahwasannya genap diusiannya ke-23 Stikes Tujuh Belas Karanganyar telah dianugerahi berkah berupa diterimanya SK perubahan bentuk, sekaligus dimilikinya kampus baru yang malam ini dilaunching. Kami berfokus kepada farmasi yang herbal. Indonesia memiliki banyak tanaman yang bisa untuk obat. Kami membuka angkatan baru yang akan masuk pada awal September nanti. Kuota kami 120 mahasiswa yang terbagi dalam tiga kelas, visi kami menghasilkan insan kesehatan yang kompeten dan kompetitif di tahun 2025,” ujarnya, Senin malam (17/6/2019).

Seni Spektakuler dengan lakon Bimo Suci, digelar sebagai bentuk syukur dan pengenalan secara luas, dengan dalang dari Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) yakni Ki Waluyo Nata Carita. Sebelum dimulainya pegelaran wayang kulit dilakukan pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti gedung baru oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof. Dr. DYP Sugihato.

Acara ini dihadiri sekitar 300 tamu undangan dari banyak institusi kesehatan dan non kesehatan. Acara juga dihadiri, Bupati Karanganyar Drs. H. Yuliatmono, MM dan jajaran pemerintah daerah serta Legislator Karanganyar, ADRI, HPTKES, APTISI, hingga perguruan tinggi lain serta rumah sakit Mitra Stikes Tujuh Belas.

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. H. DYP Sugiharto, M.Pd. Kons bersyukur ketika Yayasan Pendidikan Tujuhbelas Surakarta merayakan hari jadi ke-23 dengan memperoleh kepercayaan menyelenggarakan pendidikan dari Akademi menjadi SEKOLAH TINGGI. “Waktu perguruan tinggi masih berbentuk akademi hanya boleh menyelenggarakan pendidikan vokasi. Setelah menjadi sekolah tinggi, mendapatkan kewenangan menyelenggarakan pendidikan sarjana. Saya sangat mengapresiasi kepada ketua Yayasan karena dalam menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Swasta beliau mampu dan mau dengan semangat mengelola PTS sesuai perundang-undangan dalam mencerdaskan Anak Bangsa dalam bidang pendidikan tinggi kesehatan” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Citra Harapan Bekasi, Dr. Ferry yang hadir dalam kesempatan tersebut menyatakan peningkatan mutu pendidikan dengan akses yang meluas dan merata sebagai elemen peradaban beriringan kualitas, keunggulan dan senantisa mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. "Setiap Tahunnya rumah sakit kami selalu menambah tenaga keperawatan yang kami prioritaskan dari AKPER 17 yang sekarang sudah menjadi STIKES TUJUH BELAS, karena Alumni dari STIKES ini sangat mampu dan mempunyai kelebihan dalam bekerja. Dalam pendidikannya Alumni menyampaikan diajarkan bagaimana cara melayani pasien dengan baik dan ditanamkan jiwa patriotik melalui pendidikan karakter,” pungkas Ferry selaku Direktur Utama RSCH Bekasi.

 

 

Asal Pengunjung

Go to top